Kamis, 28 April 2011

Teror BOM !!!

BOM MELEDAK DI CIREBON...!!!
kalimat yang tak semestinya harus keluar dari mulut saya, akhirnya cepat atau lambat, teror bom sampai juga di bumi para wali, tak sedikit masyarakat yang banyak mempertanyakan, mengapa hal itu bisa sampai terjadi,  mengingat kota cirebon di kenal sebagai  kota berintan, alias bersih, tertib dan aman, rupa-rupanya jukukan sperti itu sudah tak pantas lagi di sandang oleh kota cirebon tercinta,

saya selaku warga asli cirebon sangat menyayangkan dengan apa yang di lakukan oleh M. syarif alias dede, kenapa dan atas dasar apa dia sampai melakukan hal yang sia-sia seperti itu, kalo mengatas namakan agama, jelas dia telah keliru karena bagaimanapun juga Islam melarang keras orang yang membuat kerusakan di muka bumi,dan menjerumuskan diri ke dalam kematian alias bunuh diri , apalagi mengatas namakan jihad dan sebagainya,
”Dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS. Al Baqarah: 195).

Sebenernya saya pengen sekali wawancara terhadap orang-orang seperti itu, namun berhubung ilmu saya masih dangkal , yang ada nanti saya malah terdoktrin oleh jaringan yang kaya begituan,ihh atuut.....
DOKTRIN?? apa ya artinya??(ada yang tau?) dengan doktrinasi seperti itu kenapa mereka para pelaku bom bunuh diri dengan gampangnnya mengklaim bahwa dengan cara seperti itu akan langsung masuk surga dan di nikahi 7 bidadari, dan lagi lagi kenapa jargonnya selalu itu dan itu.. apa mereka salah mentafsirkan surah at-taubah ayat 111 yang berbunyi:

“Sesungguhnya ALLAAH telah membeli dari orang-orang mu’min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan ALlAH; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari ALLAAH di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada ALLAAH? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.”  ( At-Taubah 111 )

sedangkan Ibnu Katsir   berkata: Kebanyakan (Ulama/Mufassir) berpendapat bahwa ayat tersebut berkenaan dengan setiap Mujahid Fie SabililLLAAH, nah tau kan klo mujahid fi sabilllah pant orang-orang yang berperang di jalan Allah dengan medan yang jelas, lah wong di cirebon kan bli ana perang (jadi jawa),

sebenarnya saya sendiri kurang paham atas aksi para pelaku bom bunuh diri yang kebanyakan dari orang-orang yang kelihatannya memiliki latar belakang agama yang kuat, hampir di setiap peristiwa yang terjadi setelah di telusuri bahwa para pelaku bom bunuh diri adalah dari ponpes anu lah, dari pondokan itu lah, saya jadi mikir emang klo orang mondok di pesantern di ajarkan kaya begituan tah?? perasaan engga deh( kaya yang udah mondok bae ya),

sepertinya mereka mempunyai jaringan yang sangat luas, terbukti peristiwa  yang dulunya marak di ibu kota dan di luar kota kini hampir di setiap daerah isu dan teror bom telah merajalela, dengan berbagai inovasi mulai dari bom rompi, bom ransel, tas sampai yang unik yaitu bom buku, Mereka dengan mudahnya mengklaim bahwa dengan melakukan seperti itu pasti akan mendapatkan surga, ya entahlah waulahu alam,

kebanyakan para pelaku bom itu mempunyai pikiran yang sederhana tanpa mau berpikir panjang, dan berpikiran nyeleneh serta bertentangan dengan orang lain, oleh karena itu menurut saya mereka itu berpikiran tunggal, jadi apa-apanya itu harus sesuai dengan syari'at islam ,kalau tidak ya harus di hancurkan, (begitulah bunyinya), dan orang seperti itu biasanya selalu merasa paling benar, seolah-olah Allah memang telah mengutus mereka untuk memerangi musuh-musuh Allah,  kalau cara pandang mereka seperti itu ya ngeerrrri sekali.(naudzubillah)

Kita kembali lagi ke bom cirebon yang diledkan di rumah Allah alias masjid. pada saat shalat jumat pisan, apa itu yang di namakan bom syahid??? (tanda tanya segede gambreng) , dengan seenaknya meledakan rumah Allah tanpa melihat situasi dan kondisi padahal  saat itu sedang berlangsung khutbah shalat jum'at, kalau seperti itu saya dapat menyimpulkan bahwa  paket dosa yang di peroleh dengan meledajan rumah allah pada saat shalat jum'at di antarnya:
1) Dosa bunuh diri
2) Dosa membuat kerusakan
3) Dosa tidak shalat jumat
4) Dosa melukai dengan sengaja
5) Dosa menghancurkan rumah ibadah,
6) Menanggung dosa orang-orang yang tidak shalat jumat karena perbuatannya
(wawlahu alam) ini hanya hasil pemikiran saya yang dangkal.barang kali salah tolong di luruskan^_^
(Amidda Fillah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar