Selasa, 25 Desember 2012

buatmu ibu ..

 
 Ibu bergenang airmataku
Terbayang wajahmu yang redup sayu
Kudusnya kasih yang engkau hamparkan
Bagaikan laut yang tak bertepian
Biarpun kepahitan telah engkau rasakan
Tidak pun kau merasa jemu
Mengasuh dan mendidik kami semua anakmu
Dari kecil hingga dewasa

Hidupmu kau korbankan
Biarpun dirimu telah terkorban
Tak dapat ku balasi
Akan semua ini
Semoga Tuhan memberkati kehidupanmu ibu

Ibu kau ampunilah dosaku
Andainya pernah menghiris hatimu
Restumu yang amat aku harapkan
Kerana di situ letak syurgaku
Tabahnya melayani kenakalan anakmu
Mengajarku erti kesabaran
Kau bagai pelita di kala aku kegelapan
Menyuluh jalan kehidupan
Kasih sayangmu sungguh bernilai
Itulah harta yang kau berikan
Ibu kau ampunilah dosaku
Andainya pernah menghiris hatimu
Restumu yang amat aku harapkan
Kerana di situ letaknya syurgaku
Tabahnya melayani kenakalan anakmu
Mengajarku erti kesabaran
Kau bagai pelita di kala aku kegelapan
Menyuluh jalan kehidupan
Kasihanilah Tuhan
Ibu yang telah melahirkan diriku
Bagaikan kasih ibu sewaktu kecilku
Moga bahagia ibu di dunia dan di akhirat sana
Moga bahagia ibu di dunia dan di akhirat sana

Ibu, maafkan anakmu

Dear ibu ku terkasih,..
izinkan anak yang tidak tau diri ini menulis sebuah catatan kecil untukmu bu..
entah harus kumulai dari mana awal catatanku ini, rasanya sulit sekali untuk mulai merangkai kalimat menjadi sebuah surat cinta untukmu, diri ini terlalu naif untuk menyampaikan perasaan sayangku padamu,
bu, taukah kau betapa bangganya aku menjadi anakmu, sedari kecil kau mengajarkanku banyak hal..
menjadi madrasah utamaku,,menjadi segala sumber inspirasiku, izinkan anakmua yang berdosa ini mencium kaki mu, bersimpuh memohon ampun atas segala kesalahan ku padamu, tak terhitung lagi rasanya aku membuatmu sedih dan kecewa atas sikapku, entah berapa banyak kau sering meneteskan airmata dalam setiap shalatmu ,oh ya sepertinya air mata itu adalah air mata kekesalan mu padaku, sepertinya  terlampau sering diri ini khilaf dan sering membentakmu, membuatmu marah, membuatmu kecewa, terlapau sering diri ini meninggalkanmu padahal diri ini tau kau sendiri..ya dirumah itu kau melakukan semuanya sendiri,
ibu, maafkan anakmu yang jarang berada di sampingmu, jarang membantu mu, dan jarang membuatmu tersenyum..sedih rasanya kala ku lihat uban putih mulai tumbuh di rambutmu, sakit hati ini ketika melihat keriput diwajahmu yang mulai nampak terlihat, hatiku tersayat perih terlebih ketika melihat telapak kaki dan tanganmu menjadi kasar , ya Allah  izinkan aku menangis di pangkuan ibu,,menangis sejadi-jadinya dalam pelukan hangatnya, inginku ceritakan perasaan ini padamu,
ibu kau korabankan hidupmu untuk kehidupan anakmu, kau tak pernah meminta apapun dariku,
ibu....maafkan anakmu

ya Allah sayangi ibuku, jagalah ia kala penjagaanku tak sampai padanya,
uruslah ibu ku kala aku tak ada disisinya
permudahlah segala kesulitannya
buat hari-harinya bahagia..

teruntuk ibuku, dan seluruh ibu di dunia
tidak ada ketulusan kasih yang bisa menandingi ketulusan kasih mu, ibu.....

 

Jumat, 14 Desember 2012

Sweet Memory

Yapzz... kuberi judul posting kali ini sweet memory, ada yang tau kenapa?? ini adalah bagian memory yang tak ingin saya lupakan, sangat berharga untuk menjadi sebuah pelajaran tentunya dengan berbagai pengalaman dan peristiwa indah dan berkesan di dalamnya.. Ini berawal dari sebuah kelompok remaja kuliahan yang di tempatkan di sebuah desa pelosok (agak lebay si) sebenarnya ga pelosok ,memang mungkin karena situasi dan atmosfer disana sangat kental sekali dengan nuansa religi dan terbilang masih asri dan hijau..sejuk di bawah lereng kaki gunung ciremai jauh dari hiruk pikuk kebisingan kota. Disana saya belajar untuk hidup terpisah dari orang-orang yang kusayang, belajar untuk hidup prihatin dan mandiri, belajar untuk meninggalkan dan di tinggalkan, walau hanya sebulan tapi ini akan menjadi memory penting yang akan saya ingat, di pertemukan dengan orang-orang baru, karakter baru, dan yang paling penting mereka akan menjadi saudara baruku.
Awalnyan memang kami tak saling kenal, sampai kemudian menjalani hari-hari kedepan dengan penuh kebersamaan, perbedaan, persaingan, emosi, kesabaran, pengorbanan dan keikhlasan, sempat mengalami perang bathin dengan kondisi kami yang memiliki karakter dan pemahaman yang berbeda,sangat menguras emosi selama kebersamaan kami di basecamp, sempat terpikir untuk melarikan diri kesuatu tempat untuk meditasi dan menyepi disana, lari dari orang-orang yang berbeda paham dan fikiran dengan ku,  tapi kemudaian hati ini luluh ketika melihat senyum malaikat-malaikat kecil yang begitu lugu, mereka menjadi peredam emosi hati yang membeku, mereka membuatku tersadar akan sebuah keluarga, akan sebuah arti saudara..
yappz, mereka semua akn jadi bintangku, membuat terang kehidupan ini dengan segala cahayanya yang berwarna.
# selamat bersaudara all new star