Rasanya baru kemarin masuk kuliah, sekarang udah lulus aza dengan
gelar sarjana.. haaaaah entah harus bahagia atau bersedih., yang jelas setelah
toga terpasang dan keluar dari pintu gerbang (kaya di film gitu), finally …babak
baru kehidupan saya akan di mulai, tepat selangkah saja kaki ini melangkah
keluar dari pintu gerbang itu saya bukan
lagi menjadi seorang mahasiswa dengan segala kesibukan dan tugas yang menumpuk,
bukan lagi diskusi dan rapat organisasi, bukan lagi mahasiswa dengan sikap dan
idealisme yang tinggi, saatnya mencari kehidupan yang baru dan mengarungi
samudera kehidupan dengan tersenyum, walau terkadang merasa takut melihat kedua
orang tua yang terus khwatir terhadap masa depan anaknya, tapi inilah hidup
harus kita jalani dengan banyak cobaan dan ujian di dalamnya, bagai lautan yang
sangat luas yang tak tau seberapa dalamnya, sama saja seperti berapa besar
ujian dan cobaan yang akan kita hadapi selama hidup di dunia, akhirnya keadaan
itu memaksakan diriku menjadi seorang penyelam handal yang harus menyelami ke
dalam lautan untuk mendapatkan mutiara yang indah di dasar nya, prosesnya akan
panjang memang tapi akan terbayar impas dengan hasil yang akan di dapat.
Dalam mengarungi samudera kehidupan
ini bersyukur sekali saya di pertemukan dengan mereka cahaya-cahaya kasih-Mu,
bersyukur sekali untuk bertemu dan mengenal mereka. Terimakasih cahayaku telah
banyak memberi warna dalam hidupku.. dari pertama tak saling kenal sampai
mengenal kalian satu demi satu itu merupakan hadiah kelulusan yang berarti untuk
ku. Terimakasih sahabatku semua, kalian melengkapi kesendirianku, menceriakan
kesepianku, menghapuskan dukaku, menyemangati kefuturanku, memberi senyum dalam
sedihku, mengenalkan ku pada pengalama
hidup yang begitu penting untuk di jadikan pelajaran. Hanya saja ada perasaan sedikit
sedih karena kebersamaan kita setelah sekian lama terjalin, kini dipisahkan
oleh ceremony kelulusan yang hanya satu hari, bagi ku tidak cukup rasanya
kenangan yang telah kita buat bersama akhirnya harus terputus pada hari itu.
Rasanya Masih ingin membuat memori-memori indah dan manis untuk kita bagikan
pada dunia. Tetaplah ingat kenangan kita bersama, jangan kau acuhkan kesan
indah yang pernah hadir dan kita ukir bersama, meski akhirnya kita berpisah,
tapi yakin bahwa perpisahan ini Allah Ridhoi. karena perpisahan ini perpisahan
karena cinta-Nya, Allah akan tetap membuat kita saling terhubung satu sama
lain, melalui hati ini, dan setiap untaian rabithah yang kita panjatkan, Allah
akan jaga kebersamaan kita, meski jarak menjadi penghalang, tapi selama hati
kita masih terhubung maka itulah kebersamaan sesungguhnya, karena masing-masing
hati kita terhubung dalam do’a. saudaraku terimakasih telah menjadikanku bagian
dari kenangan di hidup mu, kelak ketika kita telah punya cerita kehidupan
masing-masing, ingatlah bahwa dulu…, kita punya kenangan indah bersama di
kampus ini, kampus unsawagati tercinta..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar