Jumat, 03 Mei 2013

izinkan aku mencintai-MU

Jika harus mengutip makna cinta dari seorang pujangga,mudah saja..karen cinta adalah sebuah anugrah kenikmatan,
namun hakikatnya cinta menurutku adalah sebuah pengabdian, menanggung beban rindu yg teramat dalam untuk sampai pada sang pemilik cinta abadi,menunggu balasan dengan banyak menyebut nama yg sehrusnya dicintai..

Bagi siapa saja tentunya ingin sekali menjadi hamba yang mencintai dan di cintai oleh allah, siapa yang tidak mau menjadi hamba yang allah sayangi?? begitupun dengan ku, menjadi hamba yang berani dan lancang untuk mencintai-Nya, yah ku beranikan diri untuk mengatakan cinta pada Allah yang maha memiliki cinta, dengan begitu biarkan Alla saja yang menata perasaan ku, allah yang pegang hati ini untuk di lingkupi perasaan penuh cinta,
Dan kini  Putik cinta itu kian Mengharum, merubahnya menjadi kelopak mekar, walau hakikatnya mekarnya bunga bisa layu.,tapi tetap saja akan tumbuh indah di setiap musimnya. seperti itulah aku menamakan cinta, ia adalah kadar iman yang bisa mekar dan layu, mekar ketika rasa cinta kita pada-Nya tumbuh subur dengan segala pengabdian dan amal ibadah kita, namun adakalanya layu menandakan kadar iman kita sedang dalam kegersangan.
ada sebuah ilustrasi menarik yang saya kutip dari seorang dosen yang mungkin menjadi dosen favorit saya, beliau mengajarkan bahwa cinta itu adalah sebuah rasa dimana ada keterikatan yang saling terhubung antara yang dicintai dan yang mencintai tak perlu dengan kalimat hiperbola dan bahasa melangit untuk mengunkapkan rasa cinta, karena pada hakikatnya rasa itu akan saling kuat trhubung untuk yang saling mencinta, tak perlu di katakan dan tak untuk di ungkapkan. Sungguh betapa indahnya hidup bila bermandikan cahaya cinta dari sang memiliki cinta, ya mungkin sperti itu lah beliau menggambarkan , tapi yang lebih menarik ketika saya membaca sstatus seorang saudara dan juga seseorang yang selalu menginspirator banyak orang, dalam sebuah status di akun jejaring sosial miliknya beliau menulis bahwa cinta adalah sesuatu yang abstrak, tak terdefinisikan dan tak bisa di jelaskan dengan penjelasan logika, sesuatu bisa terdefinisikan dengan sejelas mungkin kecuali cinta, memang tak akan pernah kata yang mampu melukiskan bahasa cinta, tak akan pernah ada kamus yang mengartikan makna cinta, karena ia (cinta) ada pada setiap individu yang merasakan, maka skan seperti itu pula cinta di definisikan.. 
Dalam naungan cinta @amidda_fillah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar